Showing posts with label birthday. Show all posts
Showing posts with label birthday. Show all posts

2/5/16

The Last 20th

Iyah saya layak digampar gara-gara postingan ini. Ulang tahun udah lewat setengah tahun, malah baru sekarang bikin postingan blognya. Krik.


Tapi nggak apa lah, sebagaimana halnya traktiran, nggak pernah ada kata basi untuk posting blog. Apalagi di tahun terakhir gue sebagai anggota Club 20 (hiks) kemarin, gue sangat sangat SENANG. Bukan om-om senang ya, tapi beneran senang. 


Seperti tahun-tahun sebelumnya, ada empat foto perayaan ulang tahun gue. Pertama di Sushi Tei, sehari sebelum hari H, yang mana sepertinya sudah membudaya bahwa setiap seminggu dan/atau setelah hari ulang tahun maka harus ke Tei supaya dapet birthday sushi cake gratisan itu. Apalagi gue udah lama jadi member. Pft iya nggak ada hubungannya, cuma mau nyombong.

Yang beda pada tahun lalu adalah akhirnya gue berhasil menjajal makan-makan di Holycow pada hari ulang tahun, dan sebagai orang yang berulangtahun maka gue betulan dapet gratisan. So, hari itu gue cuma bayar makanan untuk 3 orang karena makanan gue gratis. Lumayan pake banget. Kapan lagi makan wagyu sirloin gratis. Muehehe.

Yang beda lagi adalah kejutan dari temen-temen geng Plurk. Setelah biasanya gue yang selalu sibuk merencanakan kejutan untuk masing-masing anggota geng (yang sekiranya mudah diajak ketemuan), akhirnya tiba giliran gue yang terima kejutan. Tadinya sih gue ketawa-ketawa aja pas liat temen-temen gue panik karena gue tiba-tiba muncul di tempat janjian dan jadi tau kejutan mereka, tapi yang gue nggak nyangka adalah kuenya.


It's my Loki cake. It's MINE.

OMG.

Perasaan gue campur aduk antara seneng dan kaget banget anak-anak ini pada bisa terpikir sampe ke sana, dan juga geli-geli ge-er karena gambar gue sendiri jadi kue hahahahaha. Tapi yang pasti gue berterimakasih sebesar-besarnya kepada temen-temen gue ini. It was sweet like really. In return, I wish I would always remember to celebrate your birthdays in the future.

Oh, dan KUENYA ENAK BANGET ANJAYYYY~

Sudah? Belum.

Setelah momen kue Loki yang jatuh pada hari Senin (my birthday was in Saturday, fyi), somehow anak-anak kantor jadi pada tau kalo gue ulang tahun. Gue yakin sih dari temen gue yang temenan di Path, yang kebetulan ultahnya udah seminggu sebelum gue duluan. Lalu mereka bergantian kasih selamat, dan setelah akhirnya semua tau gue ultah, gue cerita ke accounting kalo di hari sebelumnya gue dikasih surprise kue Loki itu. Gue kasih lihat fotonya dan gue cerita kalo kuenya enak, bla bla bla, seraya menjanjikan traktiran buat mereka tapi bukan di hari itu juga.

Akhirnya gue traktiran dong, hari Jumatnya. Udah gue suruh pada order, dan tinggal nunggu makanannya dateng. Akhirnya makanan dateng sore-sore sekitar jam 5an, jam-jamnya gue ibadah. Ibadah beneran, bukan ibadah makan atau otome game. Balik dari musholla, kok gue sama si temen gue yang ultah sebelum gue itu (dia kebetulan udah traktiran pas hari H) diajak-ajak duduk di tengah, mau ngobrol katanya. Gue bingung lah, dan masih mau balik ke ruangan juga. Tapi karena suasananya lagi enak, gue balik ke ruang tengah dan...tah-daaah, ternyata ada kue lagi!


Sepertinya sih terinspirasi dari cerita surprise kue Loki HAHAHAHA JADI NGGAK ENAK! Eh, jadi enak deng ufufu. Tapi kuenya buat berdua, bukan buat gue sendiri. Ya nggak masalah juga. Sayangnya cuma kenapa kue buah sih, jadi nggak bisa gue take away hahaha enggak deng, waktu itu emang nggak pengen juga bawa kue lagi soalnya masih ada sisa kue ultah yang Baymax sama Loki itu. 

Yang pasti gue senang. Senang, riang, hari yang kunantikan. It was not a bad way to celebrate my last 20th year. It was even AMAZING. Well, lately I feel like hating some people and thinking that friends are just mere people in my life, but moments like this make me realize of how lucky I am to have them.


 Well, bye bye 20th year and welcome to the first part of my 30th year!

7/10/14

28

So, I just celebrated my birthday for like three times. Four. No, three.



Yang pertama di rumah pas hari H. Tapi waktu itu gue cranky banget, soalnya nggak ada yang bisa foto-in gue tiup lilin properly (I mean like I don't think my mom can shoot the right angle). Dan gak ada apa-apa juga, cuma gue tiup lilin di atas cake-nya Tous Les Jours yang gue taro lego Loki di atasnya buat lucu-lucuan. Sayang gak ada lego Uco. /eh


But to be well-noted, cake yang dimaksud BLEH rasanya. Dibilang enak ya jauh dari enak, dibilang nggak enak ya nyatanya gue masih bisa makan. Tapi yang pasti itu cake terlalu banyak sponge instead of the cream, ditambah sponge-nya kasar pula. Jadi rasanya nanggung banget. Cream-nya pun manisnya nanggung. Serba nanggung. Jangan tertipu lagi dengan toko, bentuk kue, dan kotak kue yang bagus deh ah -_-

Perayaan kedua di Sushi Tei Lotte Shopping Avenue. Hari itu pun gue ngamuk sengamuk-ngamuknya. Bener-bener apes. Jadi gue turun dari APTB di halte deket Karet, dan gue pikir karena dari situ ke LoVe deket, gue milih jalan kaki aja sampe ke pangkalan angkot 44 ketimbang naik taksi. Eh, emang dasar apes, pas gue turun dari trotoar mau naik ke 44, gue salah injek. Batu gede yang gue injek ternyata bukan batu melainkan lumpur tebal. Yah, jadilah sepatu Converse gue yang mahal tapi diskon 50% itu terendam lumpur seutuhnya. Gue teriak sekenceng2nya macem diperkosa. Ya iya lah. Belom juga gue nyampe ke tempat tujuan, sepatu gue udah kena musibah.

Akhirnya gue cuci itu sepatu dengan brutal di toilet LoVe sampe kena-kena baju dan shorts gue. Untungnya gue baru dapet kado duit dari bokap, jadi gue bisa langsung beli baju-shorts-sepatu baru di Uniqlo. Gue masuk ke LoVe dalam keadaan kaki kiri nyeker, dan keluar dari toilet, masuk ke Uniqlo, dalam keadaan nyeker total, sepatu gue tenteng. Dilihatin udah pasti, tapi ya mau apa lagi? Untungnya setelahnya acara berlangsung khidmat (halah), gue berhasil tiup lilin di rice cake Tei, bahkan ada sisaan sushi yang bisa gue bawa pulang buat orang rumah (ya biar pada tau rasanya sushi di resto sushi kesayangan gue).

 saved by Uniqlo, head to toe

Perayaan ketiga di Passer Koeningan Plaza Festival. Tadinya gue pikir pada bawa cake jadi bisa tiup lilin pas acara buka bersama di Lau's Kopitiam, eh ternyata enggak. Jadi setelahnya kita duduk-duduk lucu aja di Passer Koeningan setelah gue beli cake kecil BreadTalk dan tiup lilin, sambil main Uno. 

Yang lucu dari perayaan hari itu adalah gue terima dua kado yang sama dari dua orang yang berbeda yaitu sketch book. Yang satu ukurannya super gede, sampe gue nggak tau mesti diapain, satunya lagi seukuran A4 yang sekarang gue taro di kantor biar nggak ngegambarin used paper melulu. Dikasih kado seperti itu beneran beban moral, Vroh ._.


I am morally burdened with these

Perayaan keempat, terakhir, kemarin di Kedai Pelangi Sabang. Hari itu kita pake dresscode baju khas capres yang kita pilih, karena emang pas banget siangnya kita nyoblos capres pilihan kita di TPS kesayangan kita. /eh Sayangnya satu temen gue krik, dia milih capres Q, tapi karena yang menang sementara itu capres X jadi dia pake dresscode ala capres X. Ish, dresscode crime banget, meskipun kita jadi kembaran semua sih ._.

Di perayaan ini, gue nggak nyangka bakal dibeliin Lollipop Cake-nya Colette & Lola yang lucuk banget dari bentuk dan rasanya. Mungkin karena temen-temen gue ini inget gue suka pink, jadi mereka beli cake warna pink. Di cream cake-nya ada permen yang meletus-letus di lidah itu. Nah sayangnya, pas kita mau pindah tempat ke Blumchen Coffee SCBD, kita terjebak macet di Bunderan HI gara-gara perayaan kemenangan capres. Ada kembang api sih, udah kayak tahun baru aja. Gue cuma heran aja, ini kan kemenangan belum fix ya, kok udah selebrasi aja gitu. Kalo quick count-nya salah gimana hayo? Lah kok jadi lost focus.

because I will always be their Fin

Terlepas dari segala perayaan dan kado-kado yang gue terima di umur gue yang ke-18+10 ini, hadiah yang betul-betul hadiah sebenernya ya penyumpahan advokat, yang ceritanya udah gue tulis di postingan yang lalu. I mean like, I've waited all my life to finally get there, and I got there.

So, I'm a happy birthday lawyer. May the new age brings luck! \o/

7/5/12

A Sense of Completion

I've got somewhere I belong
I've got somebody to love
This is what dreams are made of

That verse of Hillary Duff's What Dreams Are Made Of is supposed to be perfect to be my birthday theme song. Because it happens to me.

I was just celebrating my 16th 26th birthday. At this age, I nearly have everything a girl could dream of, if I couldn't say 'I do have'. 

I have an amazing supportive family. I have real friends I can hold on to. I have a job I've always dreamed to work. I have adorable bright coworkers. I have been some steps ahead of becoming a lawyer, with a little precious help from a lover that I love who loves me properly. 

I don't need any birthday presents. I already have my life as one. Doesn't mean I will reject the given ones, though. LOL.

I blew candles for 4 times since I got 4 cakes. 


Oh and since I'm so very happy, I finally wrote a new poem. Honestly, this is the final part of the trilogy started with The Awkward Trial, then Focus, and it ends with this Imprisoned in Completion. Yes, I have written 2 poems about my journey to wrap him, my current boyfriend, but I did not admit it since I was not sure about the end. LOL. 

Well, I don't really like this one, though. My most favorite is still The Awkward Trial. But please check it out, and say whether you love or hate it.

I watched you there hanging around
Looking at me like I'm a victim you found
Made my heart beat in uncountable amount
I knew you worth more than to be a rebound

You are undoubtedly sentenced for a crime
For stealing all my love when I resisted
You will be jailed for an unlimited time
Imprisoned from now forever in my heart

At the night that I investigated you
You just simply told me 'I love you'
No witnesses to prove that it was true
I was left with no choice but saying 'Me too'

The file of my life is finally completed
It is ready to be sumbitted to the court
Your status is not anymore a suspect
A prisoner instead, trapped in my world

Side by side we walk to completion
This mutual feeling would be wholly accepted
We might not be something like perfection
But who cares since our souls are bonded

It is now proved that you're all I need
Verdict issued, I'm what you waited
For being in love, we both are punished
As the pleasure we know won't be vanished