Jadi...
Akhirnya...
Gue lawyer.
*throw confetti*
Some things in life are indeed worth waiting for. Gue bersyukur gue nggak terburu-buru atau nggak sabaran sampai nekad bikin KTP hoax (iya, palsu maksudnya) dan ikut penyumpahan di kota lain macam temen-temen gue yang gaul-gaul itu. Bukannya gue nunggu adem ayem aja juga, banyak galau dan takutnya sebenernya. Takut penyumpahan Bandung nggak diadain tahun ini lah, takut tiba-tiba H-1 batal lah, dan sejenisnya.
Sejak gue mendengar dan mengecek kabar berita penyumpahan, hidup gue nggak tenang. Tiap hari galau dan nangis. Kenapa? Oh, macem-macem.
Pertama, gue udah ngumpulin data dari November 2013 tapi nama gue nggak masuk ke daftar calon alpukat yang bisa disumpah karena kata koordinatornya emang datanya baru sampe bulan Oktober 2013. Da fuq? Emang dari November sampe Mei verifikatornya sibuk bingits apa sampe buat verify data masuk aja mesti nunggu jadwal penyumpahan?
Kedua, gue salah input data pas masukin nama di daftar peserta penyumpahan. Gue salah masukin nomer sertifikat UPA, yang gue masukin malah sertifikat PKPA. Gue taunya senin sore, sedangkan selasanya kalo nggak salah hari terakhir pengumpulan data. Beuh gue nangis macam nyawa mau dicabut, lari ke toilet gedung dan masuk ke biliknya cuma buat nangis dan nelpon organisasi yang kemungkinan ngangkat teleponnya itu 1:1.000.000.000. Untungnya, maybe miracle happened, telepon gue diangkat dan gue dikasih tau besoknya masih bisa nyampein perubahan data.
Ketiga, sampe sehari sebelum keberangkatan gue ke Jogja (iya gue tadinya mau liburan ke Jogja, udah beli tiket kereta pp dan bayar DP hostel), gue ngecek langsung ke organisasi dimaksud dan data gue masih dalam proses verifikasi. Mati gak gue. Gue ngontak temen-temen yang udah pada disumpahin dan semuanya bilang baru dikasih tau infonya H-2, termasuk ketika data mereka belum lengkap. Double dead. Itu hari rabu ya, sedangkan kamis libur dan jumatnya kantor gue diliburkan karena bos gue males kejepit. Meanwhile apabila ada kekurangan data, dan ternyata data itu harus ditandatangan bos gue, lalu apa yang bisa gue lakukan bila jumat libur? Ya sudah, terpaksa gue buat lagi dokumen yang perlu tandatangan pabos, yang untungnya dia bersedia nandatanganin meski bingung (gak usah bapak bingung, saya yang bikin aja bingung kok pak). Dan trip gue ke Jogja? Terpaksa gue batalkan karena takut terjadi hal-hal yang tidak diharapkan ketika gue berada di sana.
Keempat, bahkan sampe hari kamis pagi pun gue nggak ada dihubungin dan dikasih tau tentang status data gue. Gue nelpon bolak-balik dan nggak diangkat (ya maklum, 1:1.000.000.000). Akhirnya sekitar jam 1 siang temen gue dapet info dari temennya yang kerja di organisasi itu kalo data gue verified. Iya, cara taunya gue kayak gitu, bukan dari telepon dan sms. Ngehe kan? Horor. Gue sampe mesti minta screen capture BBM temen gue itu demi nunjukin bukti kalo data gue emang bener udah verified.
Tapi setelah gue transfer pembayaran dan konfirmasi segala macemnya, semuanya lancar.
*have some afternoon tea*
Gue dan sekitar 800 peserta (iya 800 macam bedol desa atau kawin massal) disumpahin tanggal 3 Juni 2014. Karena yang disumpahin jumlahnya hampir satu desa, terpaksa sumpah diucapkan rame-rame. Jadi kurang sakral sih, ya karena rame-rame itu, tapi ya udah lah ya, I've waited all my life juga.
Dan ternyata perjuangan tidak berhenti sampai di situ, Jendral. Gue masih dibikin mau nangis pas tandatangan Berita Acara Sumpah di meja panitia dari Pengadilan Tinggi Jawa Barat, karena nggak ada antrian, semua orang berkumpul di sekeliling meja, rebutan, oper-operan daftar absen, dan desak-desakan. Panitia PT pun nggak membantu, tiap ditanya jawaban mereka ngegantung as if gue belum melakukan yang mereka suruh (like: nyari info di meja lain). Akhirnya karena gue sombong dan congkak dan nggak mau ngomong sama sesama peserta (iya gue udah males kalo kondisinya chaotic macem itu, everyone looks asshole), gue harus mengandalkan telinga buat denger info tentang nomer urut dan nomer mana yang dijadiin patokan buat nyari BAS kita. Berhasil? Iya, berhasil, plus feeling kepengen mukul kepala mbak-mbak PT-nya pake baseball bat gegara sok organized dan nancepin palu ke leher peserta lainnya yang desak2an nggak jelas.
And then, it's all wrapped! I'm a lawyer!
So I can charge you with lawyer fee for some legal advices I give you from now. Muhaha.
Nope, just kidding. 25% serious though.
I can see it in the stars across the sky
Dreamed a hundred thousand dreams before
Now I finally realize
You see I've waited all my life
For this moment to arrive
And finally, I believe
(I Believe - Fantasia Barrino)

0 comments:
Post a Comment
Feel free to drop anything! Thank you!