6/23/14

The Liferuiner

Hatchii!

*brb bersin darah alias mimisan seliter*

Sambil ngelap darah mimisan yang berceceran di meja, biarkanlah gue menceritakan siapa pelaku di balik mimisannya gue ini.


Kurang tepat kalo dibilang penyebabnya Arifin Putra, karena yang bikin gue mimisan berliter-liter adalah Adam dan Uco, karakter dia di Rumah Dara dan The Raid 2: Berandal.

Kalo dirunut, sebetulnya (kalo nggak salah inget) udah sejak jaman abege gue udah liat orang ini mondar-mandir di layar kaca, ya main sinetron, (mungkin) iklan, dan semacamnya. Juga di majalah-majalah remaja yang gue sering baca, (kayaknya sih) dia muncul juga beberapa kali di sana. Iya, ingatan gue tentang dia emang samar-samar banget. He was nobody to me until he played Uco.
 
Bahkan ketika ada yang bilang dia dulu VJ MTV, gue cuma bisa nanya 'emang iya ya?' saking samarnya ingatan gue tentang dia. Yang gue inget jelas VJ MTV malah justru Alex Abbad, yang jadi Bejo, partner-in-crime sekaligus backstabber Uco di The Raid 2.

Satu-satunya yang gue ingat, dan itu pun harus gue pastikan lagi dengan googling, adalah dia main jadi pemeran utama cowok di At The Dolphin Bay versi Indonesia -_- iya versi Indonesia, yang akhirnya gue tonton karena gue nonton versi Taiwannya sampe selesai dan emang drama itu bagus banget ceritanya. Pas nonton versi Indonesia gue berharap banyak dong, berharap ceritanya seindah aslinya, berharap akan ada lagu-lagu baru karena drama aslinya tentang penyanyi yang baru debut di dunia hiburan, eh ternyata ya, namanya juga sinetron di mari, semua harapan gue menguap ke angkasa ._.

Lah kok gue jadi ngomongin sinetronnya -_- maap pemirsa, gue selalu emosional kalo bahas sinetron lokal yang menyedihkan itu. Masa iya di sinetron yang lagi tayang di RCTI sekarang, Oka Antara yang jadi Eka yang kewl bingits di The Raid 2 jadi  bipolar disorder tapi lemah letoy gitu, apa banget gak sih. Halah, keterusan. Stop here.

Ya jadi balik lagi ke Arifin, or I'd love to name him Evilfin actually, because the evil villainous him is the one who caused me nosbleeding, setelah gue sebarin ke seluruh dunia betapa gue tergila-gila dengan Uco-nya, barulah gue disuruh-suruh nonton aksi dia di Rumah Dara oleh beberapa teman. Berhubung gue nggak nemu link unduhan full movie-nya, gue nonton streaming lah, thanks to fast internet connection at home.

Dan nggak perlu nunggu lama buat gue mimisan, karena begitu Adam muncul dalam kegelapan aja, bukan cuma filmnya yang penuh dengan darah tapi juga meja dan laptop gue akibat ya itu, mimisan. Those two cold eyes along with sweet dangerous voice, he had butched all my life perfectly. It was kind of different with what Uco did to me, because he shot my deepest heart with his shotgun after he cocked it flawlessly.

Where had he been all his life?

Setelah gue nonton dua film itu, alkisah di suatu siang penuh kegalauan akibat nunggu apakah berkas gue verified atau tidak untuk penyumpahan advokat di Bandung, gue streaming Lost in Love karena siapa tau aja karakter dia di situ bisa bikin gue kejet-kejet lagi. Eh ternyata enggak, pemirsa. Sedikit sih pas dia marah-marah sama pemeran utama wanitanya, karena gue emang suka ngeliatin dia galak *uhuk masokis* tapi pas dia jadi baik ya udah selesai, biasa aja.

So it is obvious that the one who stole my heart is the Evilfin. 

Namanya juga lagi demam ya, kerjaan gue nggak jauh-jauh dari googling image karakter dia dong, dan seringkali hasil yang muncul bersamaan dengan image dia yang nggak lagi akting. Ih sumpah, kok bedanya jauh bingits ya? Even nyokap dan temen gue bilang dia itu nampak blo'on dan klemar-klemer. I can't correct them, I kind of have the same opinion. The ordinary Arifin might be flawless, handsome and such, but he does not have the charm like the Evilfin. Like Adam, like Uco. 


Does it mean this kid is that so-called great actor?

Entahlah. Yang pasti the Evilfin ini telah mengacaukan hidup gue. In the future, gue berharap akan melihatnya lagi dalam karakter jahat flawless yang bermacam-macam dan membuat gue mimisan lagi.

0 comments:

Post a Comment

Feel free to drop anything! Thank you!