Aku sering membaca.
Membaca dan mendengar tulisan dan lisan manusia tentang ingin mereka. Tentang mereka yang ingin dicintai dan mencintai. Ingin dicintai dengan cara seperti ini oleh orang seperti itu. Ingin mencintai orang seperti ini dengan cara seperti itu.
Aku tertawa. Mengejek. Bertanya.
Hai manusia, bagaimana bila ingin itu dikembalikan kepada kalian? Memangnya kalian mampu menjadi orang seperti ini dan memberikan cinta seperti itu? Memangnya kalian mampu mencintai orang seperti ini dengan cara seperti itu?
Tanya itu lalu kembali kepadaku. Tanya yang membuatku menempa diri dan rasa dari tak sempurna menjadi selangkah mendekati sempurna, meskipun itu menurutku saja.
Hingga aku mungkin tidak lagi tahu siapa yang ingin kucinta dan dengan cara seperti apa.
Namun demikian, aku juga manusia. Aku memiliki ingin yang sama.
Aku ingin mencintai siapa yang mampu menunjukkan dan mengatakan bahwa hanya denganku hidupnya sempurna. Bahwa tanpa adaku tak ada arti dirinya.
Bahwa bila aku tiada, hidup rasa mati-lah yang dijalaninya.
Maka untuknya jaminku atas cinta yang tak bisa diukur dengan angka.

0 comments:
Post a Comment
Feel free to drop anything! Thank you!